Menanamkan Nilai Kearifan Lokal Dalam Mata Pelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Sebagai Pembelajaran Berkarakter

  • Eko firman susilo Universitas Al Washliyah Labuhanbatu
  • Nurhayati hasibuan Universitas Al Washliyah Labuhanbatu
Keywords: Kearifan lokal ,nilai kearifan lokal dalam mata pelajaran bahasa indonesia di sekolah

Abstract

Konsep pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan pembelajaran yang terbilang baru dikancah pendidikan. Terlebih lagi penetapan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah mengharuskan untuk menerapkan satuan pendidikan berdasarkan kurikulum 2013. Artinya, sekolah dituntut untuk menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kecakapan dan berkarakter. Dengan demikian, seorang guru mampu mengembangkan pembelajaran berdasarkan pada situasi nyata peserta didik. Pembelajaran berbasis kearifan lokal memberikan dampak positif kepada peserta didik dan membawa mereka kepada situasi-situasi konkret tentang kekayaan-kekayaan di daerah. keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing daerah tentunya sangat bervariasi. Dengan keberagaman tersebut akan medapatkan perhatian khusus bagi peserta didik tentang potensi dan nilai budaya sehingga anak-anak tidak merasa asing dengan daerahnya sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bedjo Sujanto. 2012. Membangun Karakter Bangsa Melalui Penerapan M anajemen Berbasis Sekolah. Makalah disampaikan dalam KONASPI VII. Yogyakarta, 2012.
Dharma Kesuma. 2011. Pendidikan Karakter - Kajian Teori dan Praktek di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Joko Sutarso. (2012). MenggagaspariwisataberbasisBudaya dan KearifanLokal.MenggagasPencitraanBerbasisKearifanLokal. 4(II). Hlm. 505-515.
Ayatrohaedi. (1986). Local Genius: KepribadianBudayaBangsa. Jakarta: Pustaka Jaya.
Chairiyah, Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Nilai-Nilai Kearifan Lokal Di Sd Taman Siswa Jetis Yogyakarta . Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-Sd-An, Vol. 4, Nomor 1, September 2017, Hlm. 208-215
Sartini, 2004. Menggali Karifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafati. Jurnal Filsafat. Jilid 37 (2). UGM.
Published
2022-09-01